Waspada Siklus Demam Berdarah (DBD) di Bulan Juni: Jangan Lengah Saat Cuaca Pancaroba
Memasuki bulan Juni 2026, cuaca pancaroba memicu peningkatan kasus DBD di Indonesia. Kenali siklus pelana kuda, gejala dini, dan langkah pencegahan terbaik untuk melindungi keluarga Anda sebelum terlambat
6/3/20261 min read
Belakangan ini, kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia menjadi sulit diprediksi. Memasuki bulan Juni, curah hujan yang tidak menentu sering kali menyisakan genangan air jernih yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Kementerian Kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk memperketat langkah pencegahan melalui bioteknologi, vaksinasi, dan gerakan 3M Plus.
Banyak yang mengira demam biasa akan sembuh dengan sendirinya, namun pada kasus DBD, keterlambatan penanganan bisa berakibat fatal. Siklus pelana kuda pada DBD sering kali mengecoh; saat demam turun di hari ke-4 atau ke-5, itu justru merupakan fase kritis di mana risiko syok meningkat.
Tips Pencegahan untuk Keluarga Anda:
Kuras dan Tutup: Jangan biarkan wadah air terbuka lebih dari seminggu.
Pertimbangkan Vaksinasi DBD: Saat ini, vaksinasi DBD sudah menjadi salah satu langkah preventif yang sangat disarankan untuk mengurangi risiko gejala berat.
Kenali Gejala Dini: Jika Anda atau anak Anda mengalami demam tinggi mendadak disertai nyeri di belakang mata, sendi, atau muncul bintik merah, segera lakukan pemeriksaan darah.
Klinik Kemanggisan Medical Center, Layanan Prima Pilihan Keluarga
© 2025. All rights reserved.
